Wanita Cabuli 17 Anak Dibawah Umur, Hypersex ?

24

redaksipil – Wanita Cabuli 17 Anak Dibawah Umur YSA (20) terdakwa pencabulan anak di bawah usia ditahan Mapolda Jambi. Ia pemilik persewaan PlayStation yang menyetubuhi keseluruhan 17 anak yang sewa jasa rentalnya. Belum jelas motif asli dari sang terdakwa, apakah dalam pengaruh obat-obatan terlarang atau gangguan kejiwaan.

YSA sebagai istri dari AF. Telah mempunyai seorang anak saat ini masih 10 bulan. Tetapi si suami tidak ketahui perilaku yang dibikin oleh YSA sejauh ini.

Ketua RT 28 Helmi ungkap figur YSA. Kesehariannya terlihat seperti ibu secara umum.

“Tetapi kami saksikan YSA itu kurang bergaul sama-sama masyarakat yang lain. Karena selalu tertutup, kami menyaksikan cuma di dalam rumah saja,” terang Helmi saat diverifikasi, pada Senin (6/2).

Menurutnya, YSA cuma di dalam rumah saja dan buka persewaan Playstation dan warung kecil. Hingga anak-anak sering kumpul di tempat tinggalnya.

Selanjutnya, kata Ketua RT, untuk perilaku sehariannya seperti ibu umumnya. Performa kelihatan necis dan berpenampilan rambut berwarna-warni.

Pemandu Lagu

YSA ternyata sebelumnya pernah jadi pemandu lagu (karaoke). Ia sempat juga alami korban penghinaan pada bekas kekasihnya.

“Itu info dianya ke masyarakat di tempat jika dia sebelumnya pernah dilecehkan oleh kekasihnya, dan bekas kekasih telah di penjara,” terangnya.

Helmi menerangkan, untuk YSA telah tinggal di komplek Kelurahan Rawasari itu nyaris 2 tahun dan membuka persewaan Playstation 2 bulan. Selanjutnya warung 1/2 tahun lebih.

Sambungnya, keraguan ke YSA itu awalannya masyarakat menyaksikan anak-anak jika main PS tetapi dalam kamar juga. Masyarakat waktu itu sedang tiba ke warung aktor.

“Kami saksikan tidak baik jika anak-anak main dalam kamar itu. Selanjutnya suaminya bekerja sebagai pekerja harian terlepas. Sejauh ini tidak ada keraguan,” tutupnya.

Terpisah, Ditreskrimum Polda Jambi, Kombes Andri Ananta Yudhistira menjelaskan, pengecekan suaminya sudah dilaksanakan pada Minggu (5/2) dari siang sampai malam, di Mapolda Jambi.

“Dari info suaminya, pada Kamis (2/2) malam, ia menyaksikan istrinya menyayat tangannya memakai silet,” ucapnya, pada Senin (6/2).

Menurutnya, sikap yang lain yang disaksikan AF ke istrinya YSA, berkaitan jalinan rumah tangga mereka. Selanjutnya jika suami tidak dapat layani istrinya, YSA memberikan ancaman akan menganiaya anaknya.

Wanita Cabuli 17 Anak
Wanita Cabuli 17 Anak

“Jadi jika suami tidak dapat layani terdakwa, akan mencincang anaknya, anaknya satu saat ini masih umur 10 bulan,” terangnya.

Kombes Pol Andri menjelaskan, akan lakukan pengecekan mental terdakwa. Pengecekan itu direncanakan dalam minggu ini.

“Kita akan kerjakan pengecekan mental terdakwa, bersama UPTD PPA Propinsi Jambi. Akan dicheck di rumah sakit Jiwa Propinsi Jambi,” tutupnya.

Awalnya, Andri menjelaskan, jumlah korban awalannya 11 orang. Tetapi, sesudah dilaksanakan pengecekan kelanjutan dan olah tempat peristiwa kasus (TKP), jumlah korban yang terdata sejumlah 17 orang.

“Kita melakukan aktivitas olah TKP. Team Subdit IV Polda Jambi bersama Team Inafis. Kami telah memperoleh beberapa nama tambahan korban yang sejumlah enam orang,” ucapnya, pada Senin (6/2).

“Pekan kedepan kami lakukan pengecekan pada enam orang korban. Dan melangsungkan pengecekan mental pada terdakwa,” tambah ia.

Andri menerangkan, terdakwa lakukan rangkaian kekerasan seksual di tempat tinggalnya yang ada di Kelurahan Rawasari, Kota Jambi. Dianya manfaatkan usaha persewaan PlayStation untuk membujuk sampai memaksakan korban supaya penuhi keinginan yang tidak lumrah.

“Dirayu bujuk, satu diantaranya diberi tambahan waktu main video games. Bujukan semacam itu. Banyak di saat sore hari. Ketika berada anak-anak main video games, ia panggil satu demi satu untuk masuk ke kamarnya,” terangnya.

Bila korban tidak mengikuti keinginan aktor, terdakwa memberikan ancaman anak itu jangan pulang. Tidak dibukakan pintu.

Sambungnya, beberapa korban diminta menyaksikan kegiatan seksual terdakwa bersama suaminya lewat cela jendela. Tidak uma itu, beberapa korban disuruh untuk melihat film porno.

“Tanpa dijumpai suaminya. Terdakwa lakukan jalinan tubuh dan disuruh untuk dilihat,”terangnya.

Karena tindakannya, terdakwa dikenai pasal 82 Undang-undang Nomor 35 Tahun 2014 mengenai Pelindungan Anak.

Umur korban bervariasi, mulai 8 sampai 15 tahun. Kekerasan seksual yang dirasakan korban berkali-kali. Ayah korban berinisial EF memberikan laporan aktor ke Polda Jambi, Jumat (3/2) tempo hari.

Kasubdit IV Renakta Ditreskrimum Polda Jambi, AKBP Kristian Adi Wibawa menjelaskan, faksinya sedang menyelidik kasus itu.

“Laporannya telah masuk. Saat ini masih kami check,” kata Kristian saat diverifikasi, Sabtu (4/2).

“Kita telah tangkap aktor, telah dibawa ke Mapolda Jambi untuk disuruh info selanjutnya, kita juga tentukan jadi terdakwa,” tegasnya.