Tips Mengemudi Mobil Aman Saat Cuaca Ekstrem

13
Tips Mengemudi Mobil Aman Saat Cuaca Ekstrem

Jakarta – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta telah mengeluarkan peringatan dini terhadap potensi cuaca ekstrem di sejumlah daerah. Cuaca ekstrem ini berpotensi terjadi di wilayah Jakarta, Bogor, hingga Depok.

BPBD DKI menyebutkan, berdasarkan analisis Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menunjukkan bahwa dalam periode tersebut terdapat potensi signifikan dinamika atmosfer yang kemudian dapat berdampak pada peningkatan curah hujan di sejumlah wilayah Indonesia, khususnya selama periode Nataru.

“BMKG memprakirakan potensi curah hujan dengan INTENSITAS SEDANG-LEBAT yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang untuk periode tanggal 25 Desember 2022 – 01 Januari 2023 di wilayah DKI Jakarta,” kata BPBD DKI.

Untuk mengantisipasi potensi cuaca ekstrem sendiri, para pemilik kendaraan perlu waspada apabila hendak melakukan perjalanan di akhir tahun ini. Demi menghadapi cuaca ekstrem, pengemudi mobil semestinya melakukan persiapan kondisi diri dan kendaraannya.

Berikut adalah tips mengemudi aman saat hujan lebat dan angin kencang menurut Auto2000:

1. Pantau Kondisi Cuaca Aktual

Perkembangan cuaca bisa dipantau melalui smartphone. Apabila ada potensi hujan deras atau angin kencang, disarankan untuk menunda perjalanan. Jika terpaksa harus berkendara, diimbau cari waktu yang paling aman, seperti menunggu angin kencang reda.

2. Kurangi Kecepatan Mobil

Saat berkendara di kondisi hujan deras, kecepatan yang disarankan 20 persen atau sekitar 20-30 km/jam.  Pasalnya dalam kondisi cuaca yang buruk, visibilitas akan menjadi terbatas dan mobil akan menjadi sulit dikendalikan.

3. Fokus dan Waspada Saat Mengemudi

Mengemudi dalam kondisi cuaca buruk menuntut fokus dan waspada yang lebih. Jangan mengemudi sambil bermain ponsel atau melakukan manuver yang tiba-tiba.

4. Jaga Jarak Aman

Simak Tips Mengemudi Mobil Aman Saat Cuaca Ekstrem

Kamis, 29 Desember 2022 10:00 WIB

Ilustrasi hujan disertai angin kencang. Shutterstock

TEMPO.COJakarta – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta telah mengeluarkan peringatan dini terhadap potensi cuaca ekstrem di sejumlah daerah. Cuaca ekstrem ini berpotensi terjadi di wilayah Jakarta, Bogor, hingga Depok.

BPBD DKI menyebutkan, berdasarkan analisis Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menunjukkan bahwa dalam periode tersebut terdapat potensi signifikan dinamika atmosfer yang kemudian dapat berdampak pada peningkatan curah hujan di sejumlah wilayah Indonesia, khususnya selama periode Nataru.

“BMKG memprakirakan potensi curah hujan dengan INTENSITAS SEDANG-LEBAT yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang untuk periode tanggal 25 Desember 2022 – 01 Januari 2023 di wilayah DKI Jakarta,” kata BPBD DKI.

Untuk mengantisipasi potensi cuaca ekstrem sendiri, para pemilik kendaraan perlu waspada apabila hendak melakukan perjalanan di akhir tahun ini. Demi menghadapi cuaca ekstrem, pengemudi mobil semestinya melakukan persiapan kondisi diri dan kendaraannya.

Berikut adalah tips mengemudi aman saat hujan lebat dan angin kencang menurut Auto2000:

1. Pantau Kondisi Cuaca Aktual

Perkembangan cuaca bisa dipantau melalui smartphone. Apabila ada potensi hujan deras atau angin kencang, disarankan untuk menunda perjalanan. Jika terpaksa harus berkendara, diimbau cari waktu yang paling aman, seperti menunggu angin kencang reda.

2. Kurangi Kecepatan Mobil

Saat berkendara di kondisi hujan deras, kecepatan yang disarankan 20 persen atau sekitar 20-30 km/jam.  Pasalnya dalam kondisi cuaca yang buruk, visibilitas akan menjadi terbatas dan mobil akan menjadi sulit dikendalikan.

3. Fokus dan Waspada Saat Mengemudi

Mengemudi dalam kondisi cuaca buruk menuntut fokus dan waspada yang lebih. Jangan mengemudi sambil bermain ponsel atau melakukan manuver yang tiba-tiba.

4. Jaga Jarak Aman

Dalam berkendara di kondisi cuaca buruk, pengemudi perlu menjaga jarak aman. Hal ini dilakukan untuk mencegah tabrakan apabila kendaraan di depan mengerem secara mendadak.

5. Pastikan Fitur Mobil Bekerja Optimal

Kondisi fitur mobil harus dipastikan bekerja normal untuk menghindari terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan selama diperjalanan. Part seperti ban, rem, wiper, lampu, AC, hingga aku mobil harus dipastikan dalam kondisi normal.

6. Hindari Pohon atau Objek yang Bisa Tumbang

Apabila ada pohon tumbang akibat angin kencang, segera melepas injakan gas dan lakukan pengereman, namun jangan melakukan manuver yang mendadak.

Kalau memang aman dan dibutuhkan, segera lakukan manuver menghindari ke arah berlawanan. Tapi jangan terlalu agresif karena biasanya kondisi jalan licin, dan sekali lagi pastikan kondisi jalan aman.

7. Langkah Darurat Saat Gagal Menghindar

Jika mengemudi mobil kemudian mengalami keadaan darurat, segera selamatkan barang pribadi seperti dompet atau ponsel, dan jangan memaksakan menyelamatkan barang lain, seperti tas di bagasi.

Segera pengemudi mobil keluar dari kendaraannya mengingat potensi bahaya masih ada, seperti tertimpa pohon tumbang, aliran listrik, atau tertabrak mobil lain dari belakang.