Sidang Teddy Minahasa Hingga Debat Hotman Paris

21

redaksipil – Sidang Teddy Minahasa kasus peredaran narkotika tipe sabu yang diadakan di Pengadilan NegeriĀ  Jakarta Barat pada Kamis (16/2/2023) tempo hari. Teddy dituduh bekerja bersama dengan anak buahnya dalam usaha gelap peredaran narkoba dalam kasus ini.

Tetapi, sidang dengan jadwal pengecekan saksi itu malah berjalan dalam situasi panas. Masalahnya ada pembicaraan seru di antara kuasa hukum Teddy, Hotman Paris dengan beskal. Baca panasnya sidang kasus Teddy Minahasa di bawah ini.

Diskusi Kusir Hotman Paris versus Beskal

Sidang kasus Teddy diwarnai diskusi si kuasa hukum, Hotman Paris dengan beskal. Hal itu berawal saat beskal menanyakan pada saksi Fathullah Adi Putra sebagai rekanan AKBP Dody Prawiranegara. Beskal menanyakan apa Fathullah merasa terhimpit saat dicheck penyidik berkaitan kasus peredaran narkotika yang sudah dilakukan bekas Kapolda Sumatera Barat itu.

Fatullah akui ketekan secara psikis saat diminta info. Saat tersebut Hotman Paris sampaikan berkeberatan. Tetapi majelis hakim menjelaskan tidak waktunya kuasa hukum memberi respon.

Hotman kembali ingin sampaikan suatu hal.sebuah hal. Hal tersebut lalu ditanggapi beskal yang meminta majelis hakim untuk menyapa Hotman.

“Minta maaf majelis, tetapi saya tidak tahan jika tingkah laku beskal seperti begini,” tutur Hotman.

“Ya, jika tidak tahan, keluar. Majelis, silahkan tercatat tulis,” timpal beskal.

Hakim Ketua Jon Sarman Saragih yang pimpin jalannya persidangan mengatasi pembicaraan itu dengan mengetok palu 1x. Dia meminta kedua pihak tidak untuk emosi di persidangan.

Saksi Jadi Target Kemarahan Teddy Minahasa

Dalam sidang, Teddy membentak saksi yang didatangkan oleh JPU. Saksi yang menjadi target amarah Teddy ialah Kepala Kantor Cabang Dolar Asia Cibubur Nataniel Ginting dan Staff Hukum BCA KCA Cibubur Timotius Clemen.

Sidang Teddy Minahasa
Sidang Teddy Minahasa

Hal tersebut bermula keika Teddy bertanya bagaimana Timotius ketahui AKBP Dody Prawiranegara mengganti uang dengan pecahan Rp 100.000 jadi dollar Singapura. “Pertanyaan saya, darimanakah saudara tahu pecahan (yang diganti Dody) Rp 100.000?” bertanya Teddy. “Dari slip penukarannya,” jawab Timotius.

Teddy kembali menanyakan mengenai kehadiran Timotius saat anak buahnya menggantikan uang. Timotius menjelaskan jika ia cuma saksi data hingga tidak saksikan secara langsung proses penukaran uang itu. Dengan begitu Teddy menanyakan ketidaksamaan info di informasi acara pengecekan (BAP) Nataniel dengan penjelasannya di persidangan.

“Saudara ngomong ini transaksi bisnis 2x, lalu pada tanggal 8 saudara ngomong 1x tanggal 26. Siapakah yang suruh mengganti itu? Tolong jawab tidak apapun, apa penyidik?” sebut Teddy pada Nataniel. Berdasarkan penjelasan Teddy, Nataniel dalam BAP mengatakan Dody menggantikan uang pada 24 dan 26 September 2022.

Sementara di persidangan, Nataniel ungkap Dody menggantikan uang pada 26 September 2022 sekitar 2x. “(Penukaran) tanggal 26 (September 2022), yang tanggal 24 itu invoice,” terang Nataniel.

Suara Teddy langsung meninggi selesai dengar jawaban saksi. Seisi ruang persidangan saat itu juga sunyi saat Teddy dengan suara yang keras berbicara pada Nataniel yang ada di bangku saksi.

Selesai dengar pengakuan Timotius dan Nataniel, Teddy mengatakan jika ke-2 saksi itu tidak patut didatangkan dalam persidangan. “Saksi benar-benar tidak paham kerangka dalam kasus, ini membuang-buang atau pemborosan uang negara,” ucapnya.

Kasus Peredaran Narkoba Teddy Minahasa

Dalam dakwaannya, Teddy Minahasa dipastikan bekerja bersama dengan AKBP Dody Prawiranegara, Syamsul Maarif, dan Linda Pujiastuti (Anita) untuk tawarkan, beli, jual, dan jadi mediator penebaran narkotika. Narkotika yang dipasarkan itu ialah hasil penyelinapan barang sitaan seberat lebih dari 5 kg.

Hasil dari penyidikan polisi awalnya tersingkap Teddy minta AKBP Dody ambil sabu tersebut lantas menukarnya dengan tawas. Awalannya Dody sebelumnya sempat menampik tetapi pada akhirannya menyetujui keinginan Teddy. Dalam kasus ini, Polda Metro Jaya memutuskan 11 orang sebagai terdakwa terhitung Teddy Minahasa.

Cek berita menarik lainnya hanya di Redaksipil.com berbagai informasi terupdate dan terbaru dan viral telah kami rangkum untuk kamu.