Semua Sudah Tau Ganjar-Erick di Rakornas PAN

8

redaksipil – Semua Sudah Tau Presiden Joko Widodo atau Jokowi bersedia mengabsen kepada calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres) asalkan hadir di acara partai politik. Demikian saat menghadiri Rakornas Partai Amanat Nasional (PAN) di jawa tengah, jokowi tidak akan melakukan kebiasaanya itu.

Dengan kesempatan itu, hadirnya Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan, Menteri BUMN Erick Thohir, sampai Menteri Sekretaris Negara Pratikno. Ada juga Gubernur jawa Tengah Ganjar Pranowo.

Sambutan seperti ini awal-awal biasanya di semua partai saya absen capres cawapres. tapi kali ini saya tidak akan mengabsen capres cawapres, kata jokowi memimpin sambutan di Rakornas PAN di Semarang, jawa Tengah, Minggu (26/2/2023).

Dia beralasan karena cuman sedikit orang capres-cawapres yang datang di Rakornas PAN. Maka itu, Kata Jokowi, masyarakat telah mengetahui siapa orang capres-cawapres yang datang dalam acara PAN.

“Karena calonnya yang datang sedikit. Tidak perlu di mangkir, semua sudah mengetahui siapa,” katanya.

Jokowi juga terkejut saat ketahui suara PAN di Jawa tengah pada Pemilu 2019. Masalahnya PAN tidak mempunyai bangku di DPR RI dari Dapil Jawa tengah.

“Yang saya terkejut di Jawa tengah. Di Jawa tengah ini posisinya 29. 29 . Maka barusan Bapak Ketua (Umum PAN) sampaikan dahulunya di Jawa tengah ini (PAN) selalu bisa 8, 8, 8, 8 (bangku di DPR RI), tetapi di 2019 tidak memperoleh benar-benar,” terang Jokowi.

Jokowi juga pahami argumen PAN melangsungkan Rakornas di Jawa tengah. Jokowi memandang ini sebagai wujud taktik PAN untuk dekati Gubernur Jawa tengah Ganjar Pranowo dan kepala wilayah lain.

“Semalam saya menanyakan bertanya, ini mengapa ya Rakornas Pemenangan PAN kok di Jawa tengah. Jawabnya saya telah mempunyai saat ini, jawabnya telah mempunyai. Taktiknya. Oh, ini taktik, sudah. Dekati Pak Ganjar,” papar ia.

“Dekati bupati/wali kota didatangkan semua. Sudah benar, selainnya pangkalannya, sudah pasti pangkalannya, barusan menyebutkan pak ketua PW, PWM. Ketua PW jateng. Ya benar,” ikat Jokowi.

Ia pahami taktik politik yang sudah dilakukan oleh PAN. Jokowi menyebutkan kerja-sama dan konsolidasi dalam politik sangat penting hingga janganlah sampai salah saat menentukan konsolidasi.

“Memang dalam politik jika yang bernama kerja-sama itu harus, tidak boleh malah politik itu mengadu domba kita. Hingga satu kali lagi kerja-sama itu wajib, konsolidasi itu wajib, tidak boleh salah pilih konsolidasi,” tandas Jokowi.

Cek berita menarik lainnya hanya di Redaksipil.com berbagai informasi terupdate dan terbaru dan viral telah kami rangkum untuk Anda.