Ricky Rizal Emosi Setelah Mendengar Vonis Hakim

7

redaksipilRicky Rizal emosi setelah mendengar vonis majelis Hakim yang menjatuhkan hukuman 13 penjara BUi, dirinya mengklaim bahwa tidak ada niat sedikitpun untuk melakukan pembunuhan berencana kepada Brigadir J.

Ini dikatakan Ricky selesai dijatuhkan vonis 13 tahun penjara oleh majelis hakim di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Ricky sampaikan cara hukum seterusnya menanggapi keputusan majelis hakim itu diberikan ke kuasa hukumnya.

“Saya tak pernah mempunyai niat dan kehendak untuk membunuh Yosua, untuk proses seterusnya saya berikan ke penasehat hukum saya,” kata Ricky.

Awalnya, ketua majelis hakim Wahyu Iman Santoso memvonis Ricky 13 tahun penjara berkaitan kasus pembunuhan merencanakan Yosua. Vonis itu lebih enteng dibandingkan tersangka Kuat Maruf yang terlebih dulu divonis dengan hukuman 15 tahun penjara.

Hakim Wahyu memaparkan pemikiran yang memudahkan hukuman untuk tersangka Ricky. Satu diantaranya Ricky saat ini masih diharap bisa membenahi sikapnya.

“Hal yang memudahkan tersangka saat ini masih memiliki tanggungan keluarga. Tersangka saat ini masih diharap membenahi sikapnya di masa datang,” kata hakim Wahyu di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa (14/2/2023).

Dan pemikiran yang memperberat hukuman pada Ricky, hakim Wahyu memandang yang berkaitan berbelit dalam memberi penjelasannya di persidangan. Disamping itu Ricky dipandang sudah mencoret nama baik Polri.

“Hal yang memperberat tersangka s/d pengecekan kasus ini dipastikan usai saat ini masih berbelit hingga benar-benar merepotkan jalannya persidangan. Tindakan tersangka sudah mencoret nama baik lembaga kepolisian,” jelasnya.

Ricky Rizal Emosi
Ricky Rizal Emosi

Ngaku Tidak Niat Membunuh

Ricky Rizal mengeklaim tak pernah mempunyai niat dan kehendak membunuh Brigadir J atau Nofriansyah Yosua Hutabarat.

Ini dikatakan Ricky selesai dijatuhkan vonis 13 tahun penjara oleh majelis hakim di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Ricky sampaikan cara hukum seterusnya menanggapi keputusan majelis hakim itu diberikan ke kuasa hukumnya.

“Saya tak pernah mempunyai niat dan kehendak untuk membunuh Yosua, untuk proses seterusnya saya berikan ke penasehat hukum saya,” kata Ricky.

Pengacara Ricky Rizal Angkat Berbicara

Advokat Bripka Ricky Rizal, Erman Umar sampaikan protesnya atas vonis 13 tahun yang dijatuhkan Majelis Hakim pada client-nya di kasus pembunuhan merencanakan Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J. Erman memandang keputusan itu tidak adil.

Menurut dia, Majelis Hakim tidak sampaikan kebenaran dalam kasus yang mengikutsertakan bekas Kadiv Propam Polri Ferdy Sambo itu.

“Ya, jika disaksikan itu tidak adil, hakim tidak berani mengatakan kebenaran untuk kasus ini,” kata Erman ke reporter di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa (14/2/2023).

Erman memandang seharusnya Ricky Rizal dijatuhi hukuman lebih rendah dari 13 tahun penjara. Faksinya mengatakan siap ajukan banding atas vonis itu.