PPKM Resmi Dicabut, Ramadhan Bakal Lebih Seru

9

redaksipilPPKM resmi dicabut menurut Federasi Pengurus Pusat Berbelanja Indonesia (APPBI) memprediksi, tingkat lawatan ke pusat belanja di saat Ramadan dan Idul Fitri tahun ini dapat capai lebih dari 100 %. Kenaikan ini didorong selesai ditariknya ketentuan Pemerlakukan Limitasi Aktivitas Warga (PPKM).

“Tahun ini sebagai Ramadan dan Idul Fitri pertama kali yang tanpa limitasi, sesudah 3 tahun beruntun awalnya selalu dibarengi dengan beragam limitasi karena wabah COVID-19,” kata Ketua Umum APPBI, Alphonzus Widjaja diambil Di antara, Minggu (19/2).

“Diprediksi rerata tingkat lawatan ke pusat belanja di saat Ramadhan dan Idul Fitri tahun ini bisa capai lebih dari 100 % dibanding dengan saat sebelum wabah, atau sekurang-kurangnya sama dengan saat sebelum wabah,” sambungnya.

Alphonzus menjelaskan jika semenjak PPKM ditarik beberapa lalu, pusat belanja juga sekarang mulai kembali melangsungkan beragam acara dan aktivitas yang diharap bisa makin tingkatkan jumlah lawatan. Tidak itu saja, beragam promosi berbelanja juga kembali diselenggarakan sebelumnya setelah nyaris 3 tahun dilarang berkenaan dengan pemerlakukan PPKM.

PPKM Resmi Dicabut
PPKM Resmi Dicabut

“Sesudah PPKM ditarik beberapa lalu karena itu pusat belanja sudah mulai kembali melangsungkan beragam acara dan aktivitas dan bermacam promosi berbelanja yang mana awalnya nyaris sepanjang 3 tahun dilarang berkenaan dengan beragam limitasi yang diterapkan oleh pemerintahan,” katanya.

Di lain sisi, pada peristiwa bulan suci Ramadan, warga biasanya akan belanja produk dalam kelompok non minuman dan makanan. “Seperti umumnya, sepanjang Ramadan secara umum warga akan belanja barang atau produk kelompok non minuman dan makanan (Non F&B) dan di saat liburan atau Idul Fitri maka berpindah ke kelompok minuman dan makanan (F&B) dan selingan,” pungkasnya.

Cek berita menarik lainnya hanya di Redaksipil.com berbagai informasi terupdate dan terbaru dan viral telah kami rangkum untuk Anda.