Rumus Menghitung Pajak Penghasilan Gaji Min Rp 5 Juta, Apakah boleh ditolak?

75
Pajak Penghasilan
Pajak Penghasilan

redaksipil – Pemerintah akan dengan tegas mengumumkan peraturan baru tentang PPh Pasal 21 atau pajak gaji 5 juta penghasilan pegawai. Pajak PPh kini mulai diterapkan pada pekerjaan dengan gaji Rp 60.000.000 per tahun atau Rp 5.000.000 per bulan.

Masyarakat yang berpenghasilan Rp 5 juta per bulan atau Rp 60 juta per tahun akan mengalami potongan pajak sekitar 5% dalam waktu dekat.

Pajak Penghasilan
Pajak Penghasilan

Sebelumnya, jumlah minimum penghasilan untuk masyarakat umum adalah Rp 54.000.000 atau Rp 4.500.000 per bulan. Namun kini mereka sudah masuk kategori penghasilan non pajak (PTKP).

Ketentuan ini diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 55 Tahun 2022 tentang Penyesuaian Peraturan Bidang Pajak Penghasilan membuat secara rinci peraturan teknis yang berkaitan dengan pajak penghasilan,

Dalam hal ini, mulailah berpikir untuk menerapkan penalti pemotongan 5% ke catatan keuangan dan penghasilan Anda. Penghasilan Kena Pajak (PKP) – PTKP x 5% sama dengan Pajak Penghasilan per tahun.
Ada besaran PTKP kira-kira Rp 54 juta per tahun.

Sehingga rumus perhitungannya menjadi:

Rp 60 juta – Rp 54 juta = Rp 6 juta.

Rp 6 juta x 5% = Rp 300.000.

Jadi, jika gaji Anda Rp 5.000.000 per bulan, Anda akan menerima gaji kurang lebih Rp 300.000 setiap tahun.

Namun pernyataan di atas hanya berlaku bagi karyawan yang belum menikah dan memiliki anak. Jika pekerja gaji Rp 5 juta sudah menikah, tidak ada pajak penghasilan.

Pemerintah Teas Pajak Tinggi Penghasilan Untuk Pejabat Dan Kaya
Selain itu, Pemerintah juga menerapkan pajak progresif atau yang disebut dengan proporsi pajak semakin tinggi untuk masyarakat dengan ambang batas tinggi.

Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan pajak tinggi dan orang kaya sama-sama digunakan untuk menggambarkan orang-orang di militer. Namun, bagi mereka yang berpenghasilan di atas Rp 5 juta per tahun, pajak penghasilan kini sudah di atas 35%, naik dari sebelumnya 30%.

Menkeu Sri MUlyani
Menkeu Sri MUlyani

“Artinya, masyarakat yang berpenghasilan kecil dilindungi. Sedangkan yang berpenghasilan tinggi dituntut kontribusi yang lebih tinggi. Itu kira-kira pajaknya bisa mencapai Rp 1,75 miliar setahun… Adil bukan?,” jelas Sri Mulyani.

Berikut tarif PPh Pasal 21 terbaru:

Penghasilan Kena Pajak (PKP) sampai dengan Rp 60.000.000 setara dengan tarif PPh 5%. Sebaliknya, 15% pendapatan antara Rp 60 miliar dan Rp 250 miliar dianggap sebagai pajak. Sebaliknya, PPh 25% berlaku untuk pembelian antara Rp 250.000.000 dan Rp 500.000.000.

Penghasilan terhadap Rp 500 juta hingga Rp5 miliar, kena pajak sebesar 30%. Terakhir Penghasilan lebih dari Rp 5 juta setara dengan sekitar 35% PPh.