Netflix Segera Temui Pelambatan Usaha

22

redaksipil – Kabar terbaru Netflix Segera melaunching angka perkembangan penghasilan kuartalannya yang diprediksi akan jadi perkembangan yang paling lamban. Pelambatan usaha itu bertepatan dengan gagasan pengeluaran iklan yang besar untuk menarik konsumen setia di pasar AS yang telah jemu. Cara itu mempunyai resiko bengkak berbelanja content pada tahun ini.

Seperti diambil dari Reuters, Rabu (18/1/2023), basis streaming ini terlunta-lunta di bawah penekanan berbelanja customer, bertambahnya ongkos pendanaan produksi, dan bertambahnya kompetisi dengan Disney+ dan Amazon Prime.

Itu sudah gantungkan keinginan Netflix memenangi pasar dengan disokong kenaikan berbelanja iklan, tapi riset menjelaskan mereka belum menyaksikan ledakan berlangganan.

Netflix mengharap bisa menambahkan 4,lima juta konsumen setia pada kwartal ke-4 2022, tambahan paling rendah untuk masa berlibur semenjak 2014. Perusahaan menambah 8,tiga juta konsumen setia satu tahun kemarin.

Paket 6,99 dolar AS /bulan yang disokong iklan tidak mempunyai akses ke semua judul dan kurang cukup murah untuk memenangi sebagian besar konsumen setia di Amerika Serikat dan Kanada, kata beberapa riset.

Netflix Segera
Netflix Segera

“Menyaksikan kejenuhan pasar dan beragam opsi berlainan yang ada, dan bukti jika harga belum pasti jauh di bawah persaingan, ada banyak rintangan di dalam meraih sasaran konsumen setia itu,” kata Jamie Lumley, seorang riset di Third Bridge, diambil Reuters.

Itu peluang akan menarik konsentrasi pada pengeluaran content Netflix yang agresif, yang menurut kepala keuangan Spencer Neumann di bulan Juli akan sejumlah sekitaran 17 miliar dolar AS /tahun sepanjang sekian tahun di depan.

“Saat hutang murah, Anda dapat pergi dan pinjam uang banyak dan menginvestasikannya dalam content,” kata Shahid Khan, partner dan kepala media dan selingan global di Arthur D Little.

“Ingat suku bunga sekarang ini, Netflix harus benar-benar selective mengenai content lampu hijau dan bagaimana mereka akan mengongkosinya,” katanya menambah.

Sebagai perbedaan, rivalnya Walt Disney Co menginginkan pengeluaran content tahun 2023 dalam range rendah 30 miliar dolar AS. Smentara Paramount Global memproyeksikan pengeluaran di bawah 10 miliar dolar AS. Disney tidak membagikan pengeluaran content di antara streaming dan seksi yang lain.