Mumi Tertua Didunia Memiliki Usai 4.300 Tahun

11

redaksipil – Mumi Tertua Didunia ditemukan oleh team Arkeolog di Mesir mendapati sosok mumi yang dipercaya paling tua dan terkomplet saat mengeruk di lokasi yang berada sekitaran 24 km dari Ibu Kota Kairo. Direktur team arkeolog sampaikan informasi penting itu Kamis kemarin.

Direktur team arkeologi Zahi Hawass dalam pengakuannya menjelaskan, mumi yang dipercaya namanya “Hekashepes” itu diketemukan di dasar sebuah lubang dengan kedalaman sekitaran 15 mtr. di dekat Piramida Tahap di Saqqara. Team arkeologi tengah mengeruk sebuah pusara dari dinasti kelima dan keenam dari periode era ke-25 saat sebelum Masehi. Mumi itu disimpan dalam lubang tanpa pernah terjamah sepanjang 4.300 tahun.

Sarkofagus besar berwujud segi panjang dari batu kapur itu tetap tertutup kombinasi plester laporkan semen orang Mesir Kuno sepanjang lebih 40 era.

“Saya masukkan kepala untuk menyaksikan apa yang telah ada dalam sarkofagus itu: sosok mumi pria yang cantik, komplet tertutup dengan susunan emas,” kata Hawass, bekas menteri kepurbakalaan Mesir sambil menyebutkan mumi itu dapat menjadi yang paling tua dan paling engkap yang sempat diketemukan di Mesir sampai sekarang, seperti dikutip situs the New York Post, Kamis (26/1).

Mumi Tertua Didunia
Mumi Tertua Didunia

Penemuan Hekashepes ini ialah yang paling mengagumkan sepanjang penggalian di Gisr al-Mudir, salah satunya lokasi batu-batuan paling tua di Mesir.

Beberapa puluh benda arkeologi diketemukan di lokasi penggalian itu. Salah satunya pusara yang diketemukan ialah figur seorang pendeta dari dinasti kelima namanya Khnumdjedef. Pusara lain ialah seorang petinggi istana namanya Meri. Ia memiliki kedudukan sebagai “si penjaga rahasia” yang membuat ia memiliki hak lakukan ritus keagamaan khusus. Ia mempunyai pusara paling besar ke-2 di teritori penggalian itu.

Di kompleks piramida Raja Pepi I, firaun yang berkuasa pada era ke-24 sampai era ke-23 saat sebelum Masehi, arkeolog mendapati pusara seorang pendeta yang peluang namanya Messi, dari sebuah pintu yang diketemukan di dekat sembilan patung orang Mesir kuno.

Figur mumi paling akhir yang diketemukan dalam suatu sarkofagus dari sisi meja persembahan dan beberapa kumpulan patung batu namanya Fetek, kata Hawass.

“Disamping itu penggalian ini mendapati banyak jimat, bejana batu, perlengkapan setiap hari dan patung beberapa dewa dan barang tanah liat,” kata Hawass.