Merek Minyakita di Bandung Mengalami Kelangkaan

25

redaksipil – Merek Minyakita menjadi langka dan membuat beberapa pedagang sembako di Pasar Tradisionil Kosambi, Kota Bandung, kesusahan mendapat minyak goreng paket Minyakita semenjak awalnya tahun. Mereka kadang-kadang bisa mendapat Minyakita tetapi dengan kemampuan yang terbatas dari distributor.

Salah seorang pedagang sembako Siti Sarah akui semenjak awalnya tahun 2023 cuma memperoleh suplai Minyakita satu karton per minggu. Satu karton berisi 12 buntel minyak goreng ukuran 1 liter atau enam buntel minyak goreng ukuran 2 liter.

“Dijatah dari sananya (distributor), satu karton 12 buntel ukuran 1 liter, sangat jarang,” katanya dijumpai di Pasar Tradisionil Kosambi, Selasa (31/1/2023).

Dia mengutarakan pendistribusian Minyakita diberi sama sesuai pemesanan beberapa pedagang. Tetapi, semenjak awalnya tahun 2023 pedagang terbatasi cuma bisa beli satu karton.

“Paling akhir Rabu (minggu) tempo hari (dikirimkan), Rabu itu langsung habis, sampai saat ini tidak ada pendistribusian kembali,” ucapnya.

Merek Minyakita
Merek Minyakita

Siti akui beberapa customer yang cari Minyakita banyak terutamanya beberapa pedagang gorengan dan yang lain. Tetapi, harga minyak goreng Minyakita sekarang ini relatif alami peningkatan.

“Dibandrol Rp 14 ribu per liter, tetapi telah naik ada yang jual Rp 15 ribu per liter dan yang 2 liter Rp 32 ribu. Saat ini banyak dicari Minyakita karena harga murah,” ucapnya.

Dia akui sempat bertanya ke distributor masalah argumen limitasi pembelian Minyak Kita. Mereka juga akui terbatasi salurkan minyak goreng tipe itu.

“Tidak tahu mengapa sangat jarang, tanya ke distributor ngomong di situ nya terbatasi,” ucapnya.

Dengan keadaan itu, dia menjelaskan beberapa customer berpindah beli minyak goreng curahan. “Konsumen alternative membeli minyak curahan,” ucapnya.