Kota Termacet di ASEAN, Juara 1 Jakarta!

20
Kota-Termacet-di-ASEAN-1
Kota Termacet di ASEAN

redaksipil – Jakarta kembali masuk ke daftar Kota Termacet di ASEAN. Dalam perincian kota termacet yang di-launching TomTom Trafik Indeks, Jakarta tempati status ke-29 dari 389 kota dunia. Dan di ASEAN, Jakarta ada di urutan kesatu.

TomTom mempelajari 389 kota di 56 negara di 6 benua. Penetapan kota paling padat didasari pada penghitungan waktu pintas, ongkos bahan bakar, emisi karbon dan keringanan transportasi antara kota.

“Meliputi 389 kota di 56 negara di 6 benua, Index Lalu Lintasi kami merurutkan beberapa kota di penjuru dunia berdasar waktu perjalanan rerata dan memberi gratis akses ke info kota untuk kota,” terang TomTom dalam websitenya Kamis (16/2).

Kota Termacet di ASEAN
Kota Termacet di ASEAN

mengenai TomTom menjelaskan data Index Lalu Lintasi dihimpun dari contoh representatif yang meliputi 543 miliar km. Menurut TomTom, data itu dipakai untuk menilai dan tampilkan perubahan jalan raya beberapa kota di penjuru dunia di tahun 2022.

Macet di Jakarta
Beragam tipe kendaraan dipakai dalam pengukur, seperti kendaraan bensin, solar, dan listrik. Di Jakarta sejauh 2022, diperlukan waktu 22 menit 40 detik untuk tempuh jarak 10 km, 2 menit 50 detik semakin lama dibandingkan 2021.

Berdasarkan catatan TomTom, waktu terjelek untuk berkendara di Jakarta ialah 9 Desember 2022. Sopir harus tempuh 29 menit 30 detik untuk tempuh jarak 10 km.

Sepanjang tahun, pengendara habiskan waktu 106 jam atau sama dengan 4 hari dan 10 jam pada pukul repot. Angka ini masih semakin bertambah, karena di tahun 2021, tambahan saat yang dihabiskan di jalan karena kemacetan jalan raya cuma satu hari 3 jam 57 menit.

Pada pagi hari, kecepatan rerata ialah 25 km/jam. Diperlukan 24 menit untuk capai 10 km. Dan di sore dan malam hari, kecepatan rerata kendaraan ialah 19 km/jam. Jarak 10 km memerlukan waktu rerata 31 menit. Keseluruhannya, Index TomTom hitung kecepatan rerata 22 km/jam di Jakarta selama setahun 2022.

Di ASEAN, Jakarta ialah kota terpadat. Di bawah Jakarta, Bangkok ada di posisi ke-57, dituruti Singapura di posisi ke-127, dan Kuala Lumpur di posisi ke-143.

Saat pagi hari, kecepatan kendaraan rerata 25 km/jam. Untuk capai 10 km perlu waktu 24 menit. Dan di sore sampai malam hari, kecepatan rerata kendaraan 19 km/jam. Jarak 10 km dilakukan dalam kurun waktu rerata 31 menit. Keseluruhannya TomTom Indeks hitung, kecepatan rerata di Jakarta selama setahun 2022 ialah 22 km/jam.

Di ASEAN, Jakarta tempati posisi pertama kota paling macet. Di bawah Jakarta, ada Bangkok di status ke-57, diikuti Singapura pada status ke-127, dan Kuala Lumpur pada tempat ke 143.