Kebiasaan Buruk Penonton Konser di Indonesia

15

redalsipil – Kebiasaan buruk penonton Konser di Indonesia yang langsung disampaikan Ketua Federasi Promotor Musik Indonesia (APMI) Dino Hamid ungkap salah satunya pemicu kerusuhan jalan keluar selesai bubaran konser besar group band Dewa 19 di Jakarta International Fase (JIS), Jakarta Utara, Sabtu (4/2/2023) kemarin. Dia menyebutkan rutinitas pemirsa di Indonesia ikut peran.

“Karena orang kita saat ini masih terlatih dengan kendaraan, jika di luar negeri orang itu terlatih untuk jalan lima bahkan juga tujuh km untuk capai venue satu festival,” tutur Dino saat dikontak Di antara, Ahad (5/2/2023).

Group musik Dewa 19 tampil bersama penyanyi Virzha (tengah) dalam konser bertema Dewa 19 – A Night At The Orchestra Adegan 2 di Jakarta International Velodrome, Jakarta, Sabtu (10/12/2022). Dalam performanya itu, Dewa 19 membawa beberapa lagu salah satunya Roman Picisan, Tangis Paling akhir, Risalah Hati, Kirana dan Elang.

Kemampuan parkir JIS benar-benar sangat terbatas jika dibanding dengan kemampuan pemirsa stadion. Mengakali rumor ini, faksi promotor sudah mempersiapkan beberapa kantung parkir yaitu di tempat Ancol dan Kemayoran.

Shuttle bis dipersiapkan untuk mengusung pemirsa dari tempat kantung parkir ke arah venue acara. Walau begitu, kemacetan dan susahnya jalan keluar selesai buyar konser masih tetap terjadi sampai beberapa saat lama waktunya.

Kebiasaan Buruk Penonton
Kebiasaan Buruk Penonton

Beberapa pemirsa yang meremehkan peringatan dari faksi pelaksana hal parkir. Ini tergambar dari saat ini masih jumlahnya pemirsa yang bandel untuk parkir di tempat perumahan sekitaran JIS, bahkan juga sampai penuhi tempat parkir Rumah Sakit Penyakit Infeksi (RSPI) Sulianti Saroso yang jaraknya cuma beberapa mtr. dari lokasi konser.

“Tetapi di luar semuanya, yang perlu acara tempo hari hebat kan ya semuanya orang pada suka dengan performa Dewa 19, jadi pelajaran saja di depan untuk semua promotor,” kata Dino.

Konser group band legendaris bertema “Acara pesta Rakyat 30 Tahun Berkreasi Dewa 19” dengan sekitaran 70 puluh ribu pemirsa itu sukses diadakan di stadion paling besar di Asia tenggara, JIS. Tetapi, sebelumnya sempat terjadi kerusuhan arus jalan raya selesai bubaran konser.

Cicitan protes dan keluh kesah pemirsa itu ramai tertuang di sosial media Twitter. Dengan satu akses pintu keluar, pemirsa terjerat di tempat konser dalam hitungan waktu karena motor, mobil, shuttle bis, sampai orang berjalan kaki beradu jadi satu di jalanan yang sempit. Beberapa titik di jalan tempat perumahan itu juga terdapat banyak pembuatan project pembongkaran atau pembaruan.