5 Cara Investasi Untuk Gaji UMR 2023

70
5 Cara Investasi Untuk Gaji UMR 2023
5 Cara Investasi Untuk Gaji UMR 2023

redaksipil – Awalnya tahun jadi saat yang cocok untuk kamu mengawali investasi. Meskipun tahun 2023 disebut akan alami kritis ekonomi, dapat mencoba Investasi Untuk Gaji UMR untuk melakukan investasi. Beberapa trend investasi masih buat cuan pada tahun 2023.

Karena Investasi menjadi satu diantara opsi untuk simpan dan meningkatkan uang. Gak perlu cemas investasi buat kantongmu bobol. Masalahnya investasi saat ini dapat diawali dari jumlahnya kecil.

Emas dan Deposito Masih Jadi Trend Investasi 2023

Inilah trend investasi 2023 yang dapat dilaksanakan Milenials dan angkatan Z menurut
Maryadi Santana, perencana keuangan dari Finante.id. Instrument investasi di bawah ini tidak memperberat dan tingkat risikonya rendah alias aman.

Deposito

Investasi Untuk Gaji UMR
Investasi Untuk Gaji UMR

Simpan uang di deposito bank saat krisis cukup disarankan. Karena pada keadaan susah, suku bunga bank umumnya akan naik. Yang buat lebih untung kembali, suku bunga deposito semakin tinggi dibanding suku bunga tabungan.

Kelebihan yang lain kita dapat atur sendiri periode waktu tabungan mulai dari 1 bulan sampai sekian tahun. Saat sebelum masukkan uang ke deposito, kamu perlu memerhatikan keadaan kesehatan banknya.

Pilih deposito di bank yang telah terdaftar dan dianggap oleh Bank Indonesia dan OJK
Disamping itu, kamu perlu memerhatikan suku bunga referensi dan batas yang diputuskan oleh Instansi Penjamin Simpanan (LPS).

Beberapa bank tawarkan nilai minimal awalan yang benar-benar rendah. Bahkan juga ada yang dimulai dari Rp 100 ribu kamu bisa buka rekening deposito. Langkah buka rekening deposito gampang. Kamu dapat buka lewat mobile atau internet banking di bank yang kamu incar.

Emas

Investasi Untuk Gaji UMR
Investasi Untuk Gaji UMR

Emas fisik atau digital masih disukai bila terjadi krisis yang cukup hebat. Argumennya sederhana, yaitu karena emas sebagai instrument investasi yang sering dicari bila terjadi kerusuhan keadaan ekonomi satu negara.

JIka ingin memperoleh untung besar, pilih melakukan investasi pada emas batangan, bukan emas perhiasan. Karena nilai jual emas perhiasan lebih rendah dari emas batangan.

Reksadana Pasar Uang

Reksadana ialah tempat investasi yang digabungkan dari warga oleh perusahaan Manager Investasi (MI). Penyelenggaraan reksa dana bekerja bersama dengan Bank Kustodian (BK) sebagai tubuh yang simpan dana itu. Bank Kustodian berikut yang hendak menginvestasikan kelompok uang ke pasar modal.

Reksadana terdiri dari 3 instrument pasar modal, yaitu pasar uang, obligasi, dan saham. Tiap faksi yang berkaitan pada proses pengendalian dan pemasaran reksa dana perlu mempunyai ijin dari OJK.

Bunga atau untuk hasil yang dijajakan dari reksadana semakin besar dari deposito. Khususnya pada reksadana saham. Tetapi tingkat resiko reksadana saham tinggi dibanding deposito. Ini hal yang lumrah, karena di dunia investasi berlaku hukum makin tinggi keuntungan yang didapatkan, karena itu risikonya makin tinggi juga.

Sementara instrument reksadana yang paling aman risikonya ialah reksadana pasar uang. Tapi kamu harus siap bunga atau keuntungan yang didapat lebih kecil dibanding reksadana saham.

US Dollar

Mata uang US Dollar punyai karakter yang sama dengan emas yaitu dicari saat terjadi kritis atau kondisi yang tidak jelas dalam ekonomi.

Apa lagi bila Bank Sentra di Amerika atau the Fed menaikan suku bunga, nilai mata uang Dollar akan melesat dan dicari beberapa orang. Maryadi menerangkan bila suku bunga dollar USD naik, karena itu investor terus akan beli USD. Ini mengakibatkan harga naik.

Obligasi

Obligasi ialah surat hutang satu perusahaan. Dalam surat ini, ada kesepakatan di mana perusahaan yang berhutang akan kembalikan utangnya dan coupon bunga dalam tempo waktu tertentu.

Sementara surat hutang pemerintahan disebutkan Sukuk. Instrument yang terkait dengan obligasi akan menarik saat inflasi mulai teratasi karena suku bunga bank akan selekasnya turun atau mungkin tidak berbeda dalam saat yang lumayan lama.

“Saat hal tersebut terjadi, karena itu beberapa investor akan cari imbal hasil lebih tinggi dari suku bunga deposito, dan mereka akan peroleh dari obligasi atau sukuk,” papar Maryadi.

Maka kamu ingin tentukan melakukan investasi tipe apa nih? Saat sebelum melakukan investasi kamu perlu tetapkan berapakah besar uang yang dapat kamu pinggirkan untuk investasi. Perlu dimengerti jika keuntungan investasi baru kelihatan dan berasa besar apabila sudah lebih dari 5 tahun ‘ditanam’.