Fitur Fast Charging Memiliki Resiko Tinggi

18

redaksipilFitur Fast Charging perubahan di dunia tehnologi, terhitung salah satunya handphone, tidak lepas dari berbagai pengembangan. Terhitung salah satunya feature Fast Pengisian, di mana feature ini bisa beri ketenangan batin karena untuk isi daya tidak memerlukan waktu yang lama seperti jaman dahulu.

Salah satunya argumen diimplikasikannya feature ini tidak lain dan tidak bukan untuk eliminasi saat yang diperlukan saat handphone kita diisi energinya. Dapat dipikirkan, dahulu, saat feature ini tidak ada, isi daya sebuah handphone umumnya memerlukan waktu beberapa jam untuk penuh.

Fast Charge, Feature yang Diperlukan HP Jaman Now

Jika diterangkan dengan detail, feature Fast Pengisian Ialah sebuah feature di mana handphone itu bisa diisi energinya dengan arus besar untuk memperpendek waktu untuk pengisian daya.

Sertifikasi atau embel-embel Fast Charge umumnya dipasangkan pada handphone yang sudah memberikan dukungan pengisian daya dengan cepat. Berbeda manufacturing, berbeda sebutannya. Dimulai dari Qualcomm Quick Charge, VOOC, dan ada banyak kembali, sama sesuai standard yang dimasukkan pada handphone itu.

Walau begitu, perannya lebih kurang sama. Tetapi, harus digarisbawahi jika beberapa mode handphone tidak memberikan dukungan pengisian daya dengan cepat jika tidak mempunyai sertifikasi tertentu.

Pengembangan yang semakin berkembang sukses buat sebuah ekosistem baru, di mana kedatangan dari HP Fast Pengisian jadi sebuah standard baru. Ya, semua untuk efektivitas dan minimalisir interval saat isi daya sebuah handphone.

Di luar gagasan dari manufacturing yang sama-sama beradu pengembangan, tentu saja feature itu disamakan dengan keterkaitan jaman, semua ingin secara cepat. Malas rasanya menanti battery HP baru berisi penuh dalam kurun waktu beberapa jam, kan?

Standard Fast Pengisian yang Sesuaikan Jaman
Sesudah kita ketahui Apa Itu Fast Pengisian pada suatu handphone, selanjutnya kita mau mencoba mengulas standard dari pengisian daya cepat yang berada di pasaran. Jika kalian perhatikan, umumnya feature Fast Pengisian ini diawali dari belasan, sampai beberapa ratus Watt. Semua atas nama efektivitas.

Sekedar kilas balik, salah satunya handphone punya penulis, Lenovo A5000 keluaran tahun 2015 lalu benar-benar tidak memberikan dukungan standarisasi kekinian ini. Mempunyai battery sejumlah 4.000mAh, dapat kalian pikirkan berapakah jam diperlukan untuk isi daya handphone ini sampai penuh, kan? Betul, sekitaran empat jam.

Selanjutnya sekitaran tahun 2018, Xiaomi Mi A1 penulis membeli untuk menggantikan peranan dari daily driver yang sudah hancur. Secara fitur, battery HP garapan Xiaomi ini cuma memiliki 3.080mAh. Tidak sangat besar sangat, tapi telah memberikan dukungan pengisian daya 10W. Yah, dapat lah nge-charge kurleb satu-dua jam dan sudah penuh.

Dengan modal rasa ingin tahu akan feature itu, di tahun 2020 penulis coba beli ‘limjep’ Sony XZ2 Premium. Kebenaran harga relatif murah dan telah tawarkan feature Fast Pengisian 18W yang kantongi sertifikasi dari Qualcomm. Perbedaannya betul-betul berasa, walaupun tidak langit bumi. Cukup buat irit waktu.

Fitur Fast Charging
Fitur Fast Charging

Bulan 10 tahun lalu, penulis selanjutnya menyunting daily driver sekedar beberapa foto, Xiaomi 11T. Kemampuan batterynya semakin lebih besar, 5.000mAh. Untungnya, 11T terhitung salah satunya HP Fast Pengisian. Tidak masif, cuma 67W. Tetapi telah lebih dari cukup buat isi daya sampai penuh dalam perhitungan tiga beberapa puluh menit.

Sesudah coba semua feature itu, penulis bisa pastikan jika kedatangan Fast Charge betul-betul bisa dibuktikan menolong, terutamanya jika sudah bicara keproduktifan (beberapa foto terhitung loh, hehe) . Maka, penulis tidak perlu menanti lama battery handphone itu kembali berisi seutuhnya.

Bahkan juga, standard dari HP Fast Charge ini terlihat sesuaikan dengan jaman. Lompatan untuk lompatan, dari beberapa puluh Watt dan sejauh ini 240 Watt, yang tentu saja masif untuk ukuran sebuah handphone.

Kami percaya, ada-ada saja yang kurang sreg dengan kedatangan dari Fast Pengisian yang dirasakan tidak terlampau diperlukan. Walau sebenarnya, jika sudah bicara keproduktifan, kedatangan feature ini dapat menolongmu ketika tertekan. Tidak perlu tunggu lama lah dasarnya. Irit waktu, keproduktifan dan pertunjukan jalan.

Seberapa Aman Fitur Fast Charge

Jika sudah bicara keamanan sebuah feature, tentu saja beberapa manufacturing dari handphone itu sudah samakannya dengan keperluan dan kekuatan battery itu. Dapat disebutkan feature isi daya cepat ini minimal ‘aman’, karena tentu saja manufacturing sudah menimbang berbagai kekuatan dari feature itu.

Fitur Fast Charging
Fitur Fast Charging

Walau begitu, penulis tidak dapat percaya 100 % feature isi daya cepat ini akan betul-betul aman. Ditambah lagi jika telah capai beberapa ratus Watt. Yah yang bernama electronic, pasti tidak ada yang dapat menjaminnya 100 % akan selalu berperan secara baik, kan?

Terhitung salah satunya diimplikasikannya feature auto-stop atau auto cut-off saat battery sudah berisi penuh. Tentu saja ini adalah feature yang tidak kalah penting. Fungsinya diantaranya untuk memberi perlindungan extra ketika battery sudah capai 100 % agar tidak berisi terus-terusan.

Masa Depan dari HP Fast Charge

Jika 240 Watt ialah standard paling tinggi yang bisa diberi oleh sebuah manufacturing, tidak tutup peluang yang akan datang standard itu bisa menjadi berulang-kali lipat, semua atas nama efektivitas.

Bisa jadi waktu sekitaran sembilan menit agar bisa penuhi kemampuan battery handphone satu ini saat ini masih dirasakan ‘terlalu lamban’ untuk angkatan jaman now yang kabarnya menuntut semua secara cepat dan aktif.

Fitur Fast Charging
Fitur Fast Charging

Penulis berasa dalam sekian tahun kedepan kita bisa isi daya handphone kecintaan kita cuma dalam perhitungan detik untuk berisi seutuhnya. Yah, yang bernama pengembangan, tidak ada kelirunya untuk memberi dukungan, sepanjang itu menambahkan keproduktifan, bukan gimmick

Penulis berasa dalam sekian tahun kedepan kita bisa isi daya handphone kecintaan kita cuma dalam perhitungan detik untuk berisi seutuhnya. Yah, yang bernama pengembangan, tidak ada kelirunya untuk memberi dukungan, sepanjang itu menambahkan keproduktifan, bukan gimmick