Cerita Janda Cantik Tidak Diberi Nafkah

24

redaksipil – Cerita Janda Cantik Pengalaman pahit dalam cinta dirasa dengan seorang janda elok dalam suatu dusun di Kabupaten Garut, Jawa Barat.

Janda itu harus ikhlas gagal pernikahannya bersama bekas suami karena tidak dinafkahi sampai tindakan keras suaminya ke dianya saat tinggal dengan dahulu.

Wanita yang sering dipanggil Neng Intan ini mengutarakan isi hatinya karena sekarang menjanda dan terpikir cerita periode lalunya.

Merilis dari saluran Youtube hadewe kanal, Minggu (5/3) berikut cerita Neng Intan secara lengkap.

Pilih Menjanda Karena Alami KDRT

Cerita Janda Cantik
Cerita Janda Cantik

Janda elok namanya Intan membagi cerita kelamnya sepanjang merajut rumah tangga bersama bekas suaminya. Intan menikah cuma sepanjang enam bulan sebelumnya terakhir pisah dan memutuskan untuk menjanda.

Intan menjelaskan jika opsinya untuk pisah karena suaminya tak pernah memberikan nafkah, kasar dan keras kepala.

“Karena ia tidak pernah kasih nafkah terus ia orangnya kasar, keras kepala terus ya jika diulasain itunya psikopat lakinya . Maka ya sudah kematianah,” sebut Intan.

Walau menjanda, Intan belum mempunyai anak. Dianya menceritakan sebelumnya sempat akan mempunyai anak tetapi alami keguguran karena kecapekan sesudah harus bekerja di Bandung.

“Tempo hari kan sebelumnya sempat keguguran, Intan yang kerja jadi kecapean. Kerja di Bandung di Konveksi,” sambungnya.

Merasa Tidak Dihargai Mantan Suami

Cerita Janda Cantik
Cerita Janda Cantik

Janda elok itu mengungkapkan isi hatinya saat berasa tidak dipandang oleh bekas suaminya sepanjang berumah-tangga. Bekas suaminya kerap lakukan kontak fisik sampai verbal.

“Dalam soal kontak fisik, sudah tahu Intan orang daerah ngata-ngatain Intan, ngejelek-jelekin keluarga Intan,” kata Intan.

Dianya sebelumnya sempat bercerita cerita itu ke keluarga dan orang tuanya. Dengar tindakan jelek bekas suami ke Intan, keluarga memberikan dukungan dan tidak jadi masalah bila Intan harus pisah dengan bekas suaminya.

Intan mempunyai arah menikah tidak untuk memberatkan orangtua. Hal itu yang membuat kemauannya untuk berumah-tangga jadi bundar walau keinginan tidak sesuai dengan realita.

“Kan tempo hari nikah itu ingin ada yang nafkahin agar tidak ngebebanin orangtua tau-taunya justru kaya getho, Intan bisa bertahan bisa mencari nafkah sendiri,” sambungnya.

Walau satu saat disuruh kembali dengan bekas suami, Intan menjelaskan tidak lagi karena telah telanjur sakit hati. Dianya mengharap akan berjumpa calon suami yang lebih baik dari awal sebelumnya.

“Tidak sich masalahnya sudah telanjur sakit hati sama tindakannya. Tidak akan kuterima kembali. Masalahnya sudah seringkali diberi peluang tetapi orangnya keras, kasar, Intan sekurangnya sukai dengan cowok yang kasar apa lagi ke fisik jadi trauma,” tutur Intan.

Intan mengutarakan keinginan untuk mempunyai calon suami dengan persyaratan lelaki yang lebih bagus dari awal sebelumnya.

“yang terima intan apa yang ada, yang bagus, yang sayang sama intan apa lagi keluarga Intan, ini sich. Nyenengin keluarga,” sambungnya.

Cek berita menarik lainnya hanya di Redaksipil.com berbagai informasi terupdate dan terbaru dan viral telah kami rangkum untuk Anda.