Cegah Krisis Pangan Dengan Mandiri Pupuk

12

redaksipil – Cegah krisis pangan pupuk dalam negeri benar-benar dibutuhkan untuk memperhitungkan berlangsungnya kritis pangan yang sedang menerpa di sebagian besar negara. Kehadiran pabrik NPK PT Pupuk Iskandar Muda di Kabupaten Aceh Utara yang disahkan pada Jumat (10/2) diharap jadi jalan keluar atas persoalan kelangkaan pupuk.

Presiden Joko Widodo dalam sambutannya dalam acara pengesahan pabrik NPK PT Pupuk Iskandar Muda menjelaskan, kritis pangan muncul karena ada peralihan cuaca dan masalah suplai pupuk karena perang Ukraina dan Rusia yang disebut produsen pupuk dunia. Keadaan ini juga mengguncangkan segi pertanian di sebagian besar negara hingga produksi jadi menurun dan mengakibatkan peningkatan harga.

“Nyaris di semua negara, saat ini harga pangan naik benar-benar mencolok. Problemanya ialah karena peralihan cuaca, yang ke-2 ialah permasalahan pupuk karena perang di Ukraina, karena produsen pupuk Rusia, produsen pupuk Ukraina itu besar sekali,” kata Jokowi.

Presiden sampaikan, keperluan pupuk di Indonesia capai 13,lima juta ton dan baru tercukupi 3,lima juta ton. Saat mengevaluasi ke beragam wilayah dan berjumpa beberapa petani, Jokowi akui selalu terima keluh kesah berkenaan langkanya stock pupuk dan harga yang cukup tinggi.

Jokowi menjelaskan, di Aceh sendiri ada dua pabrik pupuk yang sudah stop beroperasi semenjak 2005, yaitu PT Aceh Asean Fertilizer (AAF) dan PT Pupuk Iskandar Muda (PIM) karena permasalahan gas sebagai bahan baku produksi pupuk. Karenanya, dia memberikan tugas Menteri BUMN Erick Thohir untuk kembali jalankan operasional ke-2 pabrik pupuk itu.

“Sekian tahun kita biarkan saja asset sebesar ini. Tersebut yang saya pekerjaankan waktu itu ke Menteri Erick Thohir untuk dapat digerakkan ke-2 nya. Tetapi, ini baru digerakkan yang PIM-nya, AAF masih banyak permasalahan yang perlu disaksikan dan dihitung,” tutur Jokowi.

Cegah Krisis Pangan
Cegah Krisis Pangan

Dia mengaku, harga gas sekarang masih mahal. Tetapi, bila nanti harga gas mulai turun, dia minta supaya permasalahan ini bisa dituntaskan secara baik. Jokowi selanjutnya minta supaya Kementerian BUMN dan PT Pupuk Iskandar Muda benar-benar memiliki komitmen cari jalan keluar untuk menuntaskan permasalahan gas itu.

Dengan pengesahan pabrik NPK PT Pupuk Iskandar Muda, Jokowi mengharap permasalahan kelangkaan pupuk dapat terselesaikan. Dia menjelaskan, nilai investasi untuk menjalankan kembali PT Pupuk Iskandar Muda capai Rp 1,7 triliun, bagus untuk industri pupuk NPK atau untuk fasilitas dermaga.

Jokowi mengharap kemampuan produksi PT PIM juga dapat digerakkan dengan optimal sampai capai 1,14 juta ton. “Hingga beberapa keluhan yang berada di petani dapat kita tuntaskan.”

Menteri BUMN Erick Thohir memperjelas, perusahaan BUMN yang memiliki kepentingan dalam pengadaan pupuk siap jaga instruksi konstitusi berbentuk pengokohan industri pupuk yang berperanan vital dalam ketahanan pangan nasional. Kementerian BUMN akan stabil dalam memutuskan peta jalan, kerjasama, dan koalisi vital yang terus-menerus dalam pengadaan pupuk berkualitas untuk tingkatkan keproduktifan pertanian dan keperluan pangan.

BUMN, sebut Erick, memiliki komitmen tingkatkan kemajuan ekonomi dan pembukaan lapangan kerja di Aceh. Erick sampaikan, Aceh sebagai propinsi yang penting pada riwayat jaga kemerdekaan Tanah Air.

“Kami yakinkan pemerintahan tak pernah menomorduakan Aceh. Malah di bawah Bapak Presiden, kita terus membuat sekarang ini untuk pastikan Aceh menjadi satu diantara sumber energi dan pembaruan pangan nasional,” tutur Erick.

Erick sampaikan, pabrik NPK PIM yang disebut punya anak perusahaan PT Pupuk Indonesia (Persero) itu memiliki kemampuan produksi 500 ribu ton /tahun. Pabrik itu ditegaskan akan menambahkan kemampuan produksi pupuk NPK nasional dan penuhi beberapa keperluan pupuk NPK di Sumatra sisi utara. Erick menjelaskan, operasionalisasi pabrik pupuk khusus NPK ini bukti loyalitas sekalian jalankan instruksi konstitusi dan instruksi Presiden dalam pengadaan pupuk yang vital dalam ketahanan pangan untuk memberikan dukungan misi Indonesia Emas 2045.

Erick mengatakan, pabrik ini tidak cuma penuhi beberapa keperluan pupuk nasional untuk tingkatkan keproduktifan pertanian, tetapi juga jaga kestabilan harga pangan nasional. “Kita perduli bagaimana investasi di Aceh terus-menerus dan memakmurkan warga Aceh,” sebut Erick.

Keseluruhan kemampuan produksi pupuk tipe NPK di Pupuk Indonesia Grup capai 3,dua juta ton /tahun. Kedatangan pabrik NPK baru jadikan keseluruhan kemampuan produksi PI Grup jadi 3,tujuh juta ton. Prediksi keperluan NPK nasional dekati 13,lima juta ton yang mayoritas disanggupi produsen NPK swasta dan produk import.

Erick memberi animo karena dalam pemberdayaan pabrik pupuk NPK itu, semua proses kimia yang dipakai sebagai hasil kreasi anak negeri karena ditangani oleh Petrokimia Gresik dan kontraktornya ialah BUMN, yakni PT PP. Apa lagi, pabrik yang dibuat dengan nilai investasi Rp 1,7 triliun ini sudah mempernyerap tenaga kerja sekitar 1.189 orang selama saat project dan 240 orang di babak operasional.

Dengan semua kekhasan dan keunggulannya, Erick percaya project ini akan memberi dampak ganda untuk ekonomi warga Aceh dan diprediksikan menambahkan produk lokal regional bruto (PDRB) Aceh sejumlah 4,13 %.

“Alhamdulillah, kami usaha meningkatkan pabrik NPK dengan investasi Rp 1,7 triliun. Semoga dapat kita menjaga karena masih tetap ada periode peralihan operasional yang dijanjikannya optimal pada Juni bisa langsung bekerja,” kata Erick.