Buat Video Porno Tidak Dipidana, Asalkan Untuk Pribadi

13
Buat Video Porno Tidak Dipidana
Buat Video Porno Tidak Dipidana

redaksipil – KUHP baru mengkodifikasi beberapa ketetapan pidana yang menyebar di beberapa undang-undang, satu diantaranya ialah undang-undang pornografi mengenai Buat Video Porno Tidak Dipidana.

KUHP baru mulai berlaku sepanjang 3 tahun di depan.

“Tiap orang yang menghasilkan, membuat, perbanyak, melipatgandakan, menebarluaskan, siarkan, mengimpor, mengekspor, tawarkan, menjualbelikan, sewakan,”

“atau sediakan pornografi, dipidana dengan pidana penjara paling singkat 6 (enam) bulan dan pidana penjara paling lama 10 (sepuluh) tahun atau pidana denda sedikitnya kelompok IV dan pidana denda terbanyak kelompok VI” mencuplik Pasal 407 ayat 1 KUHP baru, Selasa (13/12/22).

Buat Video Porno Tidak Dipidana
Buat Video Porno Tidak Dipidana

Bila berbentuk kreasi seni, budaya, olah raga, kesehatan, dan/atau ilmu dan pengetahuan, jadi tidak terhitung dalam tindak pidana itu.

“Pengartian pengertian pornografi disamakan dengan standard sosial (contemporary social standars) yang berjalan di saat dan tempat tertentu,” begitu keterangan ayat 407 itu.

Bisa Untuk Konsumsi Individu
Lantas bagaimanakah bila membuat video porno ialah membuat video sex untuk konsumsi individu?

“Membuat pornografi dalam ketetapan ini tidak terhitung untuk diri kita atau kebutuhan sendiri,” tercatat pada KUHP Baru.

KUHP Baru mengambil Pasal Pasal 27 ayat (1) UU ITE yang mengeluarkan bunyi:

Buat Video Porno Tidak Dipidana
Buat Video Porno Tidak Dipidana

Tiap Orang dengan menyengaja dan tanpa hak membagikan dan/atau mentransmisikan dan/atau membuat bisa dijangkaunya Info Electronic dan/atau Document Electronic yang bermuatan yang menyalahi kesusilaan.