Bayi Diberi Kopi Saset Dokter Berikan Penjelasan!

24

redaksipil – Bayi Dicekoki Kopi Saset. Video dibikin sendiri oleh ibu dari bayi dan ditebarkan di TikTok.Banyak Netien yang mengomentari hal yang dilakukan si Ibu kepada anak nya itu sendiri.Ramai warga net terutama Ibu Ibu yang mengomentari vidio tersebut dikarenakan kurangnya pengalaman sang Ibu dalam merawat Anak.

Di info yang ditulis, sang ibu memberi bayi kopi, karena argumen tidak sanggup membeli susu. Kopi instant diputuskan karena didalamnya memiliki kandungan susu.

“Bayi minum kopi G*** D** kan ada susunya, dibanding diberi susu F****** F*** ucapnya tidak ada susunya,” catat info di video, diambil MNC Portal, Selasa (24/1/2023).

Tercatat di video itu keadaan bayi yang alami pengurangan intensif bab sesudah pemberian kopi instant itu.

“Kemarin-kemarin bayi BAB 10 kali satu hari, Alhamdulillah semenjak minum susu kopi saat ini ia BAB 9 kali satu hari,” jelas tulisan di video itu.

Tahu ada video trending ini, dokter sekalian pengamat kesehatan, dr Nadia Alaydrus, memberikan komentar. Dengan tegas ia mengatakan jika bayi benar-benar jangan diberi kopi karena akan memberikan imbas jelek dalam tubuh dan kesehatannya.

“Bayi bisa tidak sich diberi kopi? Jawabnya jangan!” tegas Dokter Nadia Alaydrus dalam upload video Instagramnya.

Menurut dr Nadia, ada banyak imbas jelek pemberian kopi pada bayi. Saat sebelum menerangkan hal tersebut, ia menjelaskan lebih dahulu larangan pemberian kopi berdasar referensi Pusat Penangkalan dan Pengaturan Penyakit Amerika Serikat (CDC).

“CDC tidak mereferensikan pemberian cafein pada anak di bawah 12 tahun, dan anak 12-18 tahun cuma bisa konsumsi cafein 100 mg setiap hari,” ucapnya.

Dokter Nadia menerangkan, kopi bisa kurangi peresapan zat besi pada tubuh yang diperlukan untuk perubahan otak anak.

Bayi Dicekoki Kopi Saset
Bayi Dicekoki Kopi Saset

Lalu, kopi bukan minuman yang bisa diserahkan ke bayi, ditambah bayi di bawah umur enam bulan cuma bisa konsumsi ASI, hingga bila masuk kopi, itu akan mengusik mekanisme pencernaan dan enzim pencernaan bayi itu belum tercipta prima seperti orang dewasa.

“Maka badannya belum memberikan dukungan untuk mengolah kopi,” terangnya.

Bahaya lain dari pemberian kopi ke bayi ialah zat stimulasi seperti cafein itu bisa juga membuat jantung berdetak bisa lebih cepat, hingga dapat tingkatkan renyut jantung pada bayi. Selanjutnya, pemberian kopi dapat mengusik peresapan kalsium.

Pemberian kopi dapat membuat bayi jadi resah, rewel, dan insomnia. Imbas yang lain ialah membuat selera makan bayi malah makin turun,” sambungnya.