40 Kata Jawa Lucu Bikin Perut Menggelitik

10

redaksipil – 40 Kata Jawa Lucu Bahasa Jawa mempunyai kalimat lucu yang terkait dengan pertalian cinta. Beberapa orang biasa mengatakan dengan kalimat ambyar. Cukup banyak orang yang menyukai dengan kalimat itu, bukannya membuat bimbang, kalimat ambyar malah sanggup mengundang tawa dan semangat

Salah satunya bukti jika kalimat Jawa ambyar ialah beberapa lagu yang dinyanyikan oleh Alm. Didi Kempot. Walau bercerita mengenai duka cita karena ditinggalkan pasangan, lirik-lirik yang dipakai terkadang malah membuat orang tergelitik.

Merilis dari beragam sumber, berikut merdeka.com meringkas info mengenai kalimat Jawa ambyar yang lucu dan buat perut tergelitik. Baca penjelasannya seperti berikut.

Kata – Kata Jawa Ambyar yang Lucu

40 Kata Jawa Lucu
40 Kata Jawa Lucu

1. “Ora kabeh wong senang karo apa sing dewek mainkan. Ora papah, sing penting dewek niat bagus lan nglakoni sing benar.”

(Tidak semuanya orang suka dengan yang kita kerjakan. Tidak ada apa-apa, yang perlu kita tujuannya baik dan lakukan yang betul)

2. “Jenenge urip kui perlu akeh masalah, yen akeh saweran kui jenenge dangdutan.”

(Namanya hidup itu tentu banyak masalah, jika banyak saweran itu namanya dangdutan)

3. “Penak ora penak yo penak no wae wong jenenge golek uang.”

(Enak tidak nikmat ya dienakkan saja, namanya mencari uang)

4. “Harus semangat masio tidak ono sing nyemangati.”

(Harus semangat meskipun tidak ada yang menyemangati)

5. “Uripmu tidak duwe arah? Koyo wong kepingin tetapi gak nemu jeding ae.”

(Hidup tanpa arah mirip orang yang kepingin tetapi tidak temukan WC)

6. “Kabeh pekerjaan kuwi mudah, nek ora perlu di buat.”

(Semua tugas itu gampang, bila tak perlu ditangani)

7. “Abot di pikul bersama, mudah di gowo bersama, nek abot loro karone dipaketno ae.”

(Berat sama dipikul, enteng sama dijinjing, jika keduanya sama berat dipaketin aja)

8. “Kowe nangis mergo diputus kekasihmu? Sama nasib ro saya. Reneo, saya dodolan tisu tuku siji gratis saya.”

(Kamu nangis karena diputus kekasihmu? Sini, saya berjualan tisu membeli satu gratis aku)

9. “Ojo sangsi mecahno permasalahan, terkecuali nek onok tulisan, ‘Mecahno tuku’.”

(Jangan sangsi untuk sekedar pecahkan permasalahan, terkecuali jika ada tulisan ‘Memecahkan bermakna membeli’)

10. “Uang saiki mudah luntur yo, esuk abang awan biru sore ijo wengi justru dadi abu-abu.”

(Uang saat ini mudah luntur ya, pagi merah siang biru sore hijau malam justru jadi abu-abu)

Kata – Kata Jawa Ambyar yang Menghibur

11. “Moga wae periode depanku sepasang monitor Ponselne Emakku.”

(Semoga saja periode depanku seterang monitor HP ibuku)

12. “Kowe turu we angel opo meneh berbahagia.”

(Kamu tidur saja sulit apa lagi berbahagia)

13. “Ngopo ndadak tuku skincare larang-larang, kae lho filter gratis.”

(Ngapain harus membeli skincare mahal-mahal, itu loh filter gratis)

14. “Risiko duwe rupa judes perlu dikiro tinggi hati, walau sebenarnya kene isinan.”

(Risiko punyai muka judes tentu disangkanya tinggi hati walau sebenarnya sini pemalu)

15. “Alhamdulillah enek perkembangan wingi depresi saiki gila.”

(Alhamdulillah ada perkembangan tempo hari depresi saat ini gila)

16. “Saya ora malas kok, saya sregep resik-resik ning ojo dikongkon.”

(Aku tidak malas kok, saya rajin beres-beres tetapi tidak boleh diminta)

17. “Sakdurunge maido wong liyo ojo lali ngaca disik.”

(Sebelum mengomentari seseorang janganlah lupa berkaca dulu)

18. “Urip kuwi rekoso nek ra ingin rekoso ra perlu urip.”

(Hidup itu berat, jika tidak mau berat tidak perlu hidup)

“Biyen dolan terus sampek lali kerjo saiki kerjo terus sampek lali dolan.”

(Dulu main lagi hingga lupa kerja saat ini kerja lagi hingga lupa main)

19. “Sing bergincu akan kalah karo sing memiliki ilmu.”

(Yang berlipstik akan kalah sama dengan yang berilmu)

20. “Wong lemu kui, dudu kakean mangan, tetapi program diete sing tidak berhasil.”

(Orang gendut itu bukan umumnya makan, tetapi program dietnya gagal)

Kata – Kata Jawa Bikin Ngakak

40 Kata Jawa Lucu
40 Kata Jawa Lucu

21. “Dosa sing paling memilukan iku dosambat ora duwe uang.”

(Dosa yang paling memilukan itu ialah mengeluhkan tidak punyai uang)

22. “Jenenge urip perlu akeh masalah, yen akeh saweran kui jenengan dangdutan.”

(Namanya hidup itu tentu banyak masalah, jika banyak saweran itu namanya dangdutan)

23. “Wong lemu kui, dudu kakean mangan, tetapi program diete sing tidak berhasil.

(Orang gendut itu, bukan umumnya makan, tetapi program dietnya gagal)

24. “Sopo sing gelem mijeti saya. Nek wedok tidak pek bojo. Nek lanang, bojone tidak pek.”

(Siapa yang ingin mijitin saya. Jika wanita akan saya menjadikan istri. Jika lelaki, istrinya akan kujadikan istriku)

25. “Kacang iku renyah, tetapi nek dikacangin yo rasane perih.”

(Kacang itu renyah, tetapi jika dikacangin itu rasanya ya perih)

26. “Gemuk kui montok, mung kebablasen.”

(Gendut itu montok, cuma terlalu berlebih saja)

27. “Sorry.. Orangnya kembali fitnes awak’e bugar atine ngenes.”

(Maaf.. Orangnya baru fitnes. Tubuhnya bugar tetapi hatinya sakit)

28. “4 hal sing ora iso dipokso, cinta, ukuran pakaian dan celana, ukuran bh, ukuran semvak. Nek dipokso efeke nyesak.”

(4 hal yang tidak dapat dipaksa, cinta, ukuran pakaian dan celana, ukuran pakaian dalam, ukuran celana dalam. Jika dipaksa dampaknya sesak)

29. “Combro bae ana isine, periode atimu kosong.”

(Combro saja ada didalamnya, periode hatimu kosong)

30.”Permasalahan wedokan iku mudah, penting iso nyaur hutang sek.”

(Masalah wanita itu gampang, yang perlu dapat bayar hutang dulu)

Kata – Kata Ambyar Jawa Menggelitik 

31. “Jarene wes tulus de’e karo sing liyo, kok iseh bicara ‘Nek Tuhan ra akan mbales, karma sing mbales.’ Mbok wes meneng wae luwih bagus.”

(Katanya telah tulus jika ia bersama seseorang, mengapa saat ini masih ngomong ‘Kalau Tuhan tidak membalasnya, karma untuk yang jahat’ biarlah diam lebih baik)

32. “Nelangsa rasane, sing tidak tresno ono sing nduwe.”

(Sedih rasanya, yang saya gemari telah ada yang punya)

33. “Tresno kuwi pancen aneh. Contone saya tresno kowe, tetapi kowe ora tresno saya.”

(Cinta itu aneh. Contonnya saya cinta kamu, tetapi kamu tidak cinta aku)

34. “Saya sing loro ati, ngopo wong liyo sing mbok obati?.”

(Aku yang sakit hati, mengapa orang yang lain kamu obati ?)

35. “Witing tresno jalaran soko kulino, lunture tresno jalanan ono wong liyo.”

(Cinta tiba karena rutinitas, lunturnya cinta karena ada orang lain)

36. “Raperlu sich nunjukke roso sayang seng luwih, nek suk akhire kowe nunjukke wong seng baru seng mbok celuk sayang.”

(Tidak perlu memperlihatkan rasa sayang yang lebih, jika esok pada akhirya kamu memperlihatkan ada orang baru yang kamu panggil sayang)

37. “Terkadang saya harus ngeculke, ben koe tahu rasane kelangan karo menjaga ki pie.”

(Terkadang saya harus melepas, supaya kamu ketahui bagaimana rasanya kehilangan sama menjaga itu ibarat apa)

38. “Dicedaki acuh tidak acuh bersama suwung kebingungan, lha karepmu i pie. Opo saya harus mlayu neng laut ben koe tahu saya tenanan.”

(Didekati acuh tidak acuh, apa sebetulnya maumu. Apa saya harus lari ke tengah laut agar kamu mengerti)

39. “LDR kuwi ya kaya kekasihan karo memedi, sangat jarang wujude.”

(LDR itu ibarat kekasihan dengan hantu, jarang-jarang sekali kelihatan wujudnya)

40. “Janjimu tresnamu besar, nyatane saiki mbok tinggalne.”

(Janjimu cintamu besar, tetapi realitanya saat ini kamu pergi)

Cek berita menarik lainnya hanya di Redaksipil.com berbagai informasi terupdate dan terbaru dan viral telah kami rangkum untuk Anda.